{"id":618,"date":"2016-09-30T22:22:24","date_gmt":"2016-09-30T14:22:24","guid":{"rendered":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/?p=618"},"modified":"2024-09-11T10:15:32","modified_gmt":"2024-09-11T02:15:32","slug":"siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/","title":{"rendered":"Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><a href=\"https:\/\/www.cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/\">Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang<\/a> &#8211;\u00a0 Ruangan<\/strong> rumah anda selalu dirancang agar pencahayaan pada siang hari tercukupi oleh sinar matahari. Keuntungannya adalah karena cahaya matahari adalah sinar yan sehat, yang akan membunuh bakteri dan jamur yang ada di dalam ruangan. Tetapi ternyata, sinar matahari justru akan mengganggu penghuninya jika intensitasnya terlalu besar. Terkadang orang memang sengaja menggunakan jendela yang berkaca besar, tetapi ternyata ketika sudah ditinggali, sinar matahari yang masuk dalam ruangan justru akan menyilaukan. Kondisi dalam ruangan juga akan terlalu hangat, atau bahkan sangat gerah.<\/p>\n<p>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.cari-kos.id\/blog\/kenali-pencahayaan-untuk-rumah-kalian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kenali Pencahayaan untuk Rumah Kalian<\/a><\/p>\n<figure id=\"attachment_622\" aria-describedby=\"caption-attachment-622\" style=\"width: 474px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang1.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-622\" src=\"http:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang1-300x207.jpg\" alt=\"terang1\" width=\"474\" height=\"327\" srcset=\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang1-300x207.jpg 300w, https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang1.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 474px) 100vw, 474px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-622\" class=\"wp-caption-text\">Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu apa yang seharusnya anda lakukan agar ruangan \u00a0anda bisa menerima sinar matahari yang masuk dengan baik dan tidak berlebihan? Pertama, mungkin anda perlu mempersiapkan kerai di luar jendela anda. Ketika sinar matahari sudah dirasa terik, anda bisa langsung menutup kerai tersebut. Walaupun kerai ditutup, sinar matahari masih akan tetapi bisa masuk ke dalam ruangan melalui celah kerai. Anda bisa memilih kerai yang berkualitas, dan juga enak dipandang, sehingga akan memberikan kesan yang rapi dan cerah, serta tidak sembarangan. <a href=\"https:\/\/www.cari-kos.id\/blog\/wujudkan-kamar-kos-minimalis-dan-estetik-dengan-produk-ini\/\">Kalian bisa menggunakan lampu sebagai dekorasi kalian di kamar minimalis kalian.<\/a><\/p>\n<figure id=\"attachment_621\" aria-describedby=\"caption-attachment-621\" style=\"width: 534px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang2.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-621\" src=\"http:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang2-293x300.jpg\" alt=\"terang2\" width=\"534\" height=\"547\" srcset=\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang2-293x300.jpg 293w, https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang2.jpg 673w\" sizes=\"auto, (max-width: 534px) 100vw, 534px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-621\" class=\"wp-caption-text\">Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua, jangan mewarnai semua dinding dengan warna putih karena sifatnya merefleksikan cahaya. Pilih warna yang berbeda untuk beberapa dinding, contoh di satu sisi dinding warnanya biru laut, di sisi yang lain Anda menggunakan wallpaper.\u00a0Jangan memilih warna yang terlalu gelap, seperti hitam atau ungu sangat tua. Kedua warna ini menyerap panas, sehingga walaupun di mata Anda akan terasa lebih sejuk, tapi warna ini akan membuat <strong>ruangan<\/strong> menjadi semakin gerah.<a href=\"https:\/\/www.cari-kos.id\/blog\/tips-memilih-lampu-hias-gantung-untuk-ruang-tamu\/\"> Lampu juga bisa mengubah ruang tamu kamu menjadi dekoarsi lebih hangat.<\/a><\/p>\n<figure id=\"attachment_620\" aria-describedby=\"caption-attachment-620\" style=\"width: 477px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang3.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-620\" src=\"http:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang3-300x247.jpg\" alt=\"Harga Gorden Jendela Kantor window fashin tirai jendela kaskus - Gorden Jendela\" width=\"477\" height=\"393\" srcset=\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang3-300x247.jpg 300w, https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang3.jpg 1024w\" sizes=\"auto, (max-width: 477px) 100vw, 477px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-620\" class=\"wp-caption-text\">Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, anda bisa menggunakan bantuan tanaman hias dan tanaman dinding.\u00a0Tanaman rambat akan melapisi dinding sehingga mencegah sinar matahari menerpa kamar Anda secara langsung. Cek kondisi tanaman setiap dua minggu untuk mencegah akarnya merusak dinding rumah Anda.\u00a0Saat siang hari jangan menyalakan AC, tapi nyalakan kipas angin. AC yang terpapar panas akan membuat kompresornya bekerja lebih keras sehingga listrik menjadi boros dan AC tak awet. Buka jendela sedikit saja lalu nyalakan kipas angin untuk mengeluarkan hawa panas dari dalam kamar.<\/p>\n<figure id=\"attachment_619\" aria-describedby=\"caption-attachment-619\" style=\"width: 485px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang4.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-619\" src=\"http:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang4-300x225.jpg\" alt=\"terang4\" width=\"485\" height=\"364\" srcset=\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang4-300x225.jpg 300w, https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang4.jpg 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 485px) 100vw, 485px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-619\" class=\"wp-caption-text\">Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nah, dengan berbagai macam cara tersebut, anda bisa menyelamatkan <strong>ruangan<\/strong> anda agar tetap sehat dan bisa membuat semua anggota keluarga nyaman berada didalamnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang &#8211;\u00a0 Ruangan rumah anda selalu dirancang agar pencahayaan pada siang hari tercukupi oleh sinar matahari. Keuntungannya adalah karena cahaya matahari adalah sinar yan sehat, yang akan membunuh bakteri dan jamur yang ada di dalam ruangan. Tetapi ternyata, sinar matahari justru akan mengganggu penghuninya jika intensitasnya terlalu besar. Terkadang orang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":622,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","footnotes":""},"categories":[32,2,3],"tags":[129,100,53],"class_list":["post-618","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ide-dan-inspirasi","category-rumah","category-tips","tag-ruangan-yang-sehat","tag-tips-properti","tag-tips-rumah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ruangan rumah anda selalu dirancang agar pencahayaan pada siang hari tercukupi oleh sinar matahari. Yuk perhatikan hal ini ya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ruangan rumah anda selalu dirancang agar pencahayaan pada siang hari tercukupi oleh sinar matahari. Yuk perhatikan hal ini ya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Cari Kos\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-09-30T14:22:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-11T02:15:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"705\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nendra Bertus\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nendra Bertus\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/\",\"url\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/\",\"name\":\"Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang1.jpg\",\"datePublished\":\"2016-09-30T14:22:24+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-11T02:15:32+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/#\/schema\/person\/d186b187f344ae2719642e06837a9498\"},\"description\":\"Ruangan rumah anda selalu dirancang agar pencahayaan pada siang hari tercukupi oleh sinar matahari. Yuk perhatikan hal ini ya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang1.jpg\",\"width\":1024,\"height\":705},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/\",\"name\":\"Blog Cari Kos\",\"description\":\"Blog Cari-Kos.id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/#\/schema\/person\/d186b187f344ae2719642e06837a9498\",\"name\":\"Nendra Bertus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6ca31173660732cb2e36d290883b42126d72c754897e9f7c0c6b6e0566a0386?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6ca31173660732cb2e36d290883b42126d72c754897e9f7c0c6b6e0566a0386?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nendra Bertus\"},\"url\":\"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/author\/nendrabertus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang","description":"Ruangan rumah anda selalu dirancang agar pencahayaan pada siang hari tercukupi oleh sinar matahari. Yuk perhatikan hal ini ya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang","og_description":"Ruangan rumah anda selalu dirancang agar pencahayaan pada siang hari tercukupi oleh sinar matahari. Yuk perhatikan hal ini ya","og_url":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/","og_site_name":"Blog Cari Kos","article_published_time":"2016-09-30T14:22:24+00:00","article_modified_time":"2024-09-11T02:15:32+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":705,"url":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nendra Bertus","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Nendra Bertus","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/","url":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/","name":"Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang1.jpg","datePublished":"2016-09-30T14:22:24+00:00","dateModified":"2024-09-11T02:15:32+00:00","author":{"@id":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/#\/schema\/person\/d186b187f344ae2719642e06837a9498"},"description":"Ruangan rumah anda selalu dirancang agar pencahayaan pada siang hari tercukupi oleh sinar matahari. Yuk perhatikan hal ini ya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/#primaryimage","url":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang1.jpg","contentUrl":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/terang1.jpg","width":1024,"height":705},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/siasat-agar-ruangan-tidak-terlalu-terang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Siasat Agar Ruangan Tidak Terlalu Terang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/","name":"Blog Cari Kos","description":"Blog Cari-Kos.id","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/#\/schema\/person\/d186b187f344ae2719642e06837a9498","name":"Nendra Bertus","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6ca31173660732cb2e36d290883b42126d72c754897e9f7c0c6b6e0566a0386?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e6ca31173660732cb2e36d290883b42126d72c754897e9f7c0c6b6e0566a0386?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nendra Bertus"},"url":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/author\/nendrabertus\/"}]}},"modified_by":"Dode Sudiartana","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/618","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=618"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/618\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4520,"href":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/618\/revisions\/4520"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/622"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=618"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=618"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cari-kos.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=618"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}